Halo, Selamat datang kembali ke blog saya bapak/ibu.😀
pada kali ini saya ingin berbagi dan menyimpan pengalaman saya terkait mengikuti kegiatan Apresiasi GTK 2025...
alhamdulillah pada tahun ini, saya hanya bisa mencapai pada tingkat provinsi, dan belum bisa lolos pada tahap selanjutnya..
pada Apresiasi GTK 2025 ini saya mengambil Kategori Guru Transformatif jenjang SMA dengan judul Pengelolaan Pembelajaran Menuju Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang DIGDAYA (Digital Dalam Genggaman yang Memberdayakan).
Saya sadar masih jauh dari yang diharapkan, akan tetapi semoga bisa menjadi referensi bagi bapak/ibu..
apabila ada saran dan kritik yang membangun, silahkan bapak/ibu tuliskan di kolom komentar..saya dengan senang hati akan melakukan perbaikan ke depannya.😊😊
Halo bapak/ibu hebat...
pada kesempatan kali ini, saya akan berbagi dengan bapak/ibu guru mengenai KONSEP PEMBELAJARAN MENDALAM. Bagi sebagian mungkin sudah tidak asing lagi dengan Pembelajaran Mendalam yang sedang digaung-gaungkan oleh Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah. Pembelajaran Mendalam ini bukanlah sebuah Kurikulum Baru akan tetapi sebagai Pendekatan Pembelajaran. jadi Kurikulum yang kita terapkan masih menggunakan Kurikulum Merdeka, hanya saja ada evaluasi untuk menaikkan mutu pendidikan di Indonesia.
materinya saya tampilkan dalam bentuk Video yang tertampil dibawah!!!
Mungkin ada dari bapak/ibu yang ingin berbagi atau berdiskusi terkait Konsep pembelajan Mendalam pada materi yang saya tampilkan diatas, silahkan ketik di kolom komentar dibawah yah...
#PembelajaranMendalam
Hallo bapak/ibu Hebat!!
selamat datang di Postingan ini bapak/ibu guru atau mungkin yang akan menjadi calon guru di masa mendatang!!
seperti yang kita ketahui bersama, salah satu syarat menjadi guru profesional adalah dengan mengikuti PPG baik itu Dalam Jabata maupun PraJabatan! Tapi saya harap sertifikat lulus dari PPG ini bukan hanya menjadi formalitas kita sebagai Guru yah bapak/ibu Hebat!!
kita harus tetap Profesional baik memiliki atau tidak memiliki sertifikat kelululas PPG. sertifikat itu bukan patokan kita untuk menjadi profesional. bahkan mungkin ada diluar sana, bapak/ibu guru yang lebih profesional dibandingkan kita yang telah memiliki sertifikat ini!
Selamat bagi bapak/ibu Guru yang telah Lulus dari PPG baik yang mengikuti program Dalam Jabatan maupun yang Prajabatan. Bagi yang baru akan mengikuti PPG pada tahun ini, perkenankan saya untuk berbagi lembar Kerja sebagai Referensi bapak/ibu yang mungkin mengalami Kesulitan.
Bapak/Ibu untuk lembar kerja ini disesuaikan dengan kondisi di sekolah bapak/ibu, karena kita akan berusaha untuk mencari solusi terbaik dari pemsalahan yang kita hadapi di sekolah yang kita tempati.
Berikut Contoh Lembar Kerja yang mungkin akan Membantu bapak/ibu sebagai referenssi!
LEMBAR KERJA
LK 1.1 Identifikasi Masalah
LK 1.2 Eksplorasi Masalah
LK. 1.3 Penentuan Penyebab Masalah
LK 1.4 Masalah Terpilih Yang akan Diselesaikan
LK 2.1 Eksplorasi Alternatif Solusi
LK 2.2 Menentukan Solusi
Selamat Beraktifitas bapak/ibu guru Hebat!! semoga apa yang saya bagikan, bisa bermanfaat untuk bapak/ibu ke depannya. DISCLAIMER!! apa yang saaya bagikan diatas hanya sebagai referensi, ayo yang bijak yah bpak/ibu....
Bahan:
1.
Kol /Kubis
2.
Wortel
3.
Kecambah
4.
Cangkok
5.
Kemangi
6.
Serai
7.
Bawang merah
8.
Garam
9.
Sasa
Cara
Memasak:
1.
Bersihkan semua sayuran yang akan dimasak
2. Didihkan air secukupnya, kemudian tambahkan
serai yang digeprek dan bawang merah yang telah diiris tipis. Didihkan hingga
aromanya tercium wangi.
3.
Masukkan wortel terlebih dahulu dan
didihkan selama 2 menit hingga wortel sedikit layu.
4.
Kemudian tambahkan Kol, kecambah dan daun cangkok.
Tidak perlu didihkan lama agar sayur tidak lembek.
5.
Tambahkan Garam dan penyedap yang anda
sukai. Saya lebih menyukai Sasa untuk penyedap.
6.
Koreksi rasa, setelah cocok dilidah
silahkan dimatikan kompor dan tambahkan daun kemangi kedalam sayuran agar
aromanya lebih wangi.
7.
Silahkan disajikan dan siap dihidangkan.
NOTE:
untuk banyaknya sayuran silahkan dipertimbangkan dengan jumlah orang yang akan
ikut menikmati.